Rabu, 25 Oktober 2017

Adab Bertanya Penuntut Ilmu kepada Gurunya

๐ŸŒป๐ŸŒฑ ุงุฏุจ ุงู„ุณุคุงู„ ู„ู„ู…ุชุนู„ู… ุนู„ูŠ ู…ุนู„ู…ู‡



*ADAB ADAB BERTANYA PENUNTUT ILMU TERHADAP GURUNYA*


✍ Bertanya adalah kunci untuk mendapatkan ilmu
Allah  _Ta’ala_ telah berfirman :

ูَุงุณْุฃَู„ُูˆุงْ ุฃَู‡ْู„َ ุงู„ุฐِّูƒْุฑِ ุฅِู† ูƒُู†ุชُู…ْ ู„ุงَ ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َ

”Maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui” [ QS. Al-Anbiyaa’ : 7 ].

ุนู† ุงุจู† ุนุจุงุณ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุฃู†ู‡ ุณุฆู„ ุจู…ุง ุฃุฏุฑูƒุช ุงู„ุนู„ู…؟ ู‚ุงู„: ุจู„ุณุงู† ุณุคูˆู„، ูˆู‚ู„ุจ ุนู‚ูˆู„، ูˆุจุฏู† ุบูŠุฑ ู…ู„ูˆู„.

Abdullah bin Abbas _radhiyallahu'anhuma_ ditanya : "Dengan cara apa engkau bisa memperoleh ilmu ( yang banyak ) ?" Beliau menjawab, "Dengan lisan yang sering bertanya, dengan hati yang memikirkan, dengan badan yang tidak malas" ( Ta'lim Al-Mutaallim, az-Zurnuji hal. 106 )

Ibnu Syihab _rahimahullah_ berkata :

ุงู„ุนู„ู… ุฎุฒุงุฆู† ูˆู…ูุงุชูŠุญู‡ุง ุงู„ุณุคุงู„

"Ilmu adalah simpanan perbendaharaan dan kunci pembukanya adalah dengan bertanya" ( Jami Bayanil Ilmi Wafadhlihi 1/89 )

Bertanya bagian dari ilmu , meskipun demikian hendaknya penuntut ilmu memperhatikan adab dan tata krama bertanya

Diantara adab adab dalam bertanya antara lain :

*1. Jangan memberatkan orang yang ditanya*

An-Nawawi _rahimahullah_ berkata :

ุงู„ุณุงุฆู„ ุชุนู†ุชุง ูˆุชุนุฌูŠุฒุง ู„ุง ูŠุณุชุญู‚ ุฌูˆุงุจุง

Orang yang bertanya karena memberatkan dan melemahkan orang yang ditanya, maka pertanyaan tersebut berhak tidak dijawab" ( Al-Majmu an-Nawawi 1/139 )

Pertanyaan yang belum terjadi, atau gambaran sesuatu yang belum atau tidak terjadi.

*2. Bagus dan sopan dalam bertanya*

Al-Hafidz Ibnu Hajar As-Qalani _rahimahullah_ berkata :

ูˆู‚ุฏ ูˆุฑุฏ ุงู† ุญุณู† ุงู„ุณุคุงู„ ู†ุตู ุงู„ุนู„ู…

"Dan telah diriwayatkan bahwa bagus dalam bertanya adalah setengah ilmu" ( Fathul Bari 12/138 )

Syaikh As- Sa'di _rahimahullah_ berkata :

ูˆูŠู†ุจุบูŠ ุงูŠุถุง ู„ู„ู…ุชุนู„ู… ุงู† ูŠู„ุทู ุจุงู„ุณุคุงู„ ูˆูŠุฑูู‚ ุจู…ุนู„ู…ู‡

"Selayaknya seorang penuntut ilmu melembutkan dan melunakkan pertanyaannya kepada gurunya" ( Fatawa Sa'diyah hal. 102 )

Bertanya dengan baik sopan bahasa yang halus permisi

*3. Cari waktu yang tepat ketika bertanya*

Ibnu Shalah _rahimahullah_ berkata :

ูˆู„ุง ูŠุณูฑู„ู‡ ูˆู‡ูˆ ู‚ุงุฆู… ุงูˆ ู…ุณุชูˆูุฒ ، ุงูˆ ุนู„ูŠ ุญุงู„ุฉ ุถุฌุฑ، ุงูˆ ู‡ู… ู„ู‡ ، ุงูˆ ุบูŠุฑ ุฐุงู„ูƒ ู…ู…ุง ูŠุณุบู„ ุงู„ู‚ู„ุจ

" Hendaklah tidak bertanya ( kepada guru ) sedang dalam keadaan ia masih berdiri, gelisah, atau cemas, atau dalam kondisi yang tidak baik keadaan hatinya" ( Adabul Mufti wal Mustafi hal. 169 )

Seorang penuntut ilmu ketika bertanya pada gurunya hendaklah melihat kondisi yang tepat untuk bertanya.

*4. Jangan banyak mengulang pertanyaan yang sudah ditanyakan*

Ibnu Jama'ah _rahimahullah_ berkata :

ูˆู„ุง ูŠู†ุจุบูŠ ู„ู„ุทุงู„ุจ ุงู† ูŠูƒุฑุฑ ุณุคุงู„ ู…ุง ูŠุนู„ู…ู‡ ูˆู„ุง ุงุณุชูู‡ุงู… ู…ุง ูŠูู‡ู…ู‡ ูุงู†ู‡ ูŠุถูŠุน ุงู„ุฒู…ุงู† ูˆุฑุจู…ุง ุงุถุฌุฑ ุงู„ุดูŠูˆุฎ

"Tidak selayaknya penuntut ilmu mengulang ulang pertanyaan yang ia telah ketahui jawabannya, atau bertanya sesuatu yang telah dia pahami, karena itu hanya akan menyia nyiakan waktu, dan bisa membuat bosan para guru"

๐Ÿ“š( Tadzkiratus Sami wal Mutakallim hal. 101 )



Jangan bertanya pada pertanyaan sudah pernah ditanyakan itu akan menjadi bosan guru karena mengulang pertanyaan, kecuali di rasa ada manfaat buat yang lain.


Dan hendaknya kita memangil seorang guru dengan adab dan tidak dengan nada meremehkan.


Mudah- mudahan kita bisa mengamalkan adab bertanya dengan baik dimanapun kita penuntut ilmu dan kepada siapapun kita bertanya.




๐Ÿ’pencari ilmu syar'i๐Ÿ’
============
==

0 komentar:

Posting Komentar